Sunday, June 30, 2013

Terungkap ! Ini Dia Sistem Injeksi


Trend motor Injeksi (injection) lagi marak-maraknya sekarang, termasuk motor X-ride yang kini aku miliki. Dan baru kali ini aku nyari tau, apa itu Injeksi ! hhe gegaranya waktu pasang Plat ke bengkel langganan dan ngobrol-ngobrol sama montiirnya. Bengkel ini, yang setiap bulan ngerawat Emoon. Letaknya gak terlalu jauh dari rumah juga.

“motornya baru, gak akan service disini lagi atuuuh..”kata abangnya.

Terus aku jawab “emang kenapa bang?” *aku sih mikirnya, mungkin mksudnya kan aku masih punya garansi buat service di bengkel resmi*



“Motor injeksi kan bebas perawatan”

Aku dengan setengah gak percaya bilang, “ah, yang bener bang? Kok bisa siih? Kenapa tah?”

“ya kan, ini gak pake karburator. Jadi, bensin gak nampung di karbu, cuma di semprot aja..”

Aku, sambil ngangguk-ngangguk masih rada gak percaya juga ! maklum, belum pernah nyari tau bedanya motor injeksi sama yang biasa..hhe

Terus lagi nih, “ini di service-nya kalo mogok dooang!!”

Ah, masa sih? Berarti, gak perlu ada uang buat service berkala dong :D Cuma perlu ganti oli ajaa.
Well, daripada cuma menduga-duga aku tanya-tanya aja sama Om Google.

Om, apa sih kelebihan dan kekurangan Motor Injeksi?

Gini kata Om,kelebihannya adalaaah...

1. Campuran udara dan bensin selalu akurat (perbandingan ideal) pada semua tingkat putaran mesin
Pada motor injeksi, volume penyemprotan bensin selalu akurat karena dikontrol oleh ECU sesuai dengan masukan sensor-sensor yang bertebaran di sekujur mesin.
Kondisi ini memberikan keuntungan tersendiri yaitu mengurangi emisi gas buang dan lebih hemat pemakaian bensin.

2. Tarikan lebih responsif
Pada tipe karburator, antara pengabut bensin (spuyer) dengan silinder jaraknya agak jauh. Selain itu, perbedaan bobot berat jenis antara bensin dan udara mengakibatkan volume udara yang masuk tidak imbang dengan jumlah bensin yang dihisap. Sehingga tarikan menjadi kurang responsif.
Sedangkan motor injeksi menempatkan pengabut bensin (injektor) dekat silinder. Saluran bensin yang menuju injektor bertekanan antara 2,5 s/d 3,0 kg/cm2 lebih tinggi dari tekanan intake manifold. Berhubung diameter mulut injektor sangat kecil, ketika sinyal listrik dari ECU mengaktifkan injektor maka bensin yang menyembur berbentuk kabut.
Saat katup gas dibuka, udara dan bensin menghasilkan campuran yang homogen serta perbandingan yang ideal. Dibantu mutu api yang bagus akan menghasilkan pembakaran sempurna. Hasilnya tarikan lebih responsif sesuai perubahan katup gas.

3. Mesin mudah dihidupkan tanpa dipengaruhi perubahan kondisi cuaca
Pada temperatur rendah (dingin), menghidupkan mesin berkarburator dibutuhkan campuran lebih gemuk dengan menarik cuk. Cara manual ini tak lagi diperlukan pada motor injeksi karena sudah dilengkapi sensor temperatur mesin serta sensor temperatur udara masuk. Saat menghidupkan mesin (starting) dan kondisi dingin, secara otomatis jumlah semprotan bensin ditambah. Sehingga mesin mudah dihidupkan dalam kondisi apapun dan tidak terpengaruh kondisi cuaca.

4. Perawatan mudah
Jika karbu ketika dibersihkan harus dibongkar sehingga membutuhkan waktu lama, belum lagi resiko karena sering dibongkar sehingga beberapa komponen jadi rentan aus,terutama skep pelampung. sedang untuk tipe motor yang menggunakan injeksi rentan waktu perawatan lebih lama, cukup 10-15 ribu kilometer sekali, itu pun cukup di semprotkan injector cleaner. bahkan jika kualitas bensin yang digunakan bagus, sebenarnya injeksi tidak perlu diapa-apakan lagi. karena selain steril, juga telah dibackup dengan filter halus sebelum masuk ke injector biar lebih aman.

5. Ramah lingkungan
Karena terjadi pembakaran sempurna pada ruang bakar, sehingga emisi gas buang yang di hasilkan relatif lebih sedikit apalagi knalpot dilengkapi catalic converter. Di knalpot motor injeksi biasanya di lengkapi catalytics converter (CC), sistem ini akan merubah zat zat hasil pembakaran yang berbahaya menjadi zat yang lebih ramah ligkungan atau dengan menggunakan sistem sensor O2.

6.Waktu servis lebih cepat
Karena fuel injection tehnologi berkonsep bebas perawatan, sehingga pada saat servis motor yang dibersihkan cuma pada bagian filter udara, busi dan setel klep.

Sedangkan kelemahannya, adalah

1. Perawatan Harus di Bengkel Khusus
Karena motor injeksi tidak bisa di utak atik secara sembarangan, maka perawatan atau perbaikan harus di lakukan pada bengkel resmi.

2. Modifikasi lebih mahal
Bagi anda yang suka modifikasi motor, anda harus mengeluarkan dana lebih jika ingin memodifikasi motor injeksi.

3. Harga sparepart lebih mahal
Sparepart atau sukucadang motor injeksi terbilang cukup mahal. Motor injeksi juga butuh alternator atau pembangkit listrik lebih besar.

4. Lebih sensitif soal kelistrikan
Kerusakan kecil pada kelistrikan dapat mengakibatkan motor mati.

5. Sensitif terhadap kualitas bahan bakar
Karena mulut injektor sangat kecil sehingga sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Oleh karena itu disarankan menggunakan pertamax sebagai bahan bakar motor injeksi. Selain itu, kerja catalytics converter juga di pengaruhi kadar timbal dalam bahan bakar.

Jadi, emang iya bebas perawatan tapi yah harga spare part-nya lebih mahal jadi uang buat service berkala-nya ditabung aja yahh!!
Terus, mungkin emang ini saatnya pindah ke pertamax!! Hhi
Catatan : Motor ini gak boleh sampaaai kosong bangeet tangki bensin-nya, kebiasaan jelek aku ini kalo belum 'nyungsep' indikator bensinnya yah belum isi bensin kalo Emoon, kalo ini enggak deh :D

Nah, udah tahukan sekarang apa kelebihan dan kekurangannya motor injeksi :D
Intinya sih, kenalin benda yang kamu punya se-detail mungkin. Biar lebih sayang dan lebih tahu juga cara perawatannya ^^



Sumber : Fungsi.info


No comments:

Post a Comment