Thursday, April 4, 2019

Ketika Perempuan Saling Berbagi Kekuatan

Lactacyd #ShareYourPower

Halo hai Kawanii, kalau kubilang semua perempuan terlahir kuat, kalian setuju ngga? Setuju dong? Setuju kan? Iya kan? Kan? Kan? *maksaa :p Semoga sih banyak yang setuju ya. Karena menurutku, semua perempuan itu memang terlahir untuk menjadi kuat. Kalaupun ada perempuan yang merasa lemah, itu hanya karena dia belum menemukan kekuatannya aja.

Men temen tentu hafal dong ungkapan "The power of emak-emak?" Di mana saat para emak bersatu, bisa menciptakan sebuah perubahan. Ya, walaupun ngga jarang, ungkapan itu digunakan untuk sarkasme sih. Heuheu. Tapi, mari kita lihat dari sisi yang positifnya aja. Yaitu, bahwa seorang emak a.k.a perempuan sejatinya itu punya power alias punya kekuatan.

Seringkan denger cerita seorang emak yang berhasil besarin beberapa anaknya seorang diri? Harusnya itu aja cukup sih ya buat membuktikan kalau sesungguhnya perempuan itu kuat. Sayangnya memang tidak semudah itu mengubah pemikiran kuno bahwa "Laki-laki kuat. Perempuan lemah"

Masih banyak yang menganggap perempuan itu mahluk lemah (termasuk mungkin kaum perempuannya sendiri), yang suaranya ngga perlu didengar, yang pemikirannya ngga pernah dianggap hanya karena perempuan dinilai terlalu mengandalkan rasa tanpa logika. Hmm, Indonesia memang sudah lama merdeka tapi sepertinya perjuangan Ibu kita Kartini masih harus menempuh jalan panjang. Muehehehe.

Lactacyd #ShareYourPower

Tapi syukurnya, semakin sini semakin banyak pihak-pihak yang ikut membantu memperjuangkan hak-hak perempuan. Ngga hanya pemerintah lewat Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) saja. Bentuk dukungan juga hadir lewat KAPAL Perempuan yang merupakan sebuah wadah belajar bagi perempuan yang kurang memiliki pendidikan kritis, terkhusus untuk para perempuan di daerah yang masih sangat minim akses untuk pendidikan.

Tentang KAPAL Perempuan ini, jujurnya aku juga baru tau beberapa hari lalu. Berkat menghadiri acara talkshow dari Lactacyd yang bertema #ShareYourPower dan menghadirkan Ibu Misiyah sebagai Pendiri & Direktur Institut KAPAL Perempuan sebagai salah satu pembicara.

Acaranya berlangsung Sabtu (30/03) lalu, di area parkir Carrefour Lebak Bulus. Sebelum talkshow dimulai, acara diawali dengan kegiatan zumba bersama. Sayangnya aku datang kurang pagi, jadi ketinggalan deh, huhu.

Lactacyd #ShareYourPower

Back to KAPAL Perempuan, yang ternyata merupakan singkatan dari LingKAran Pendidikan ALternatif untuk perempuan. Dan kenapa harus KAPAL? Bukan mobil atau motor? Itu ada filisofinya lho. Karena Indonesia merupakan negara kepulauan, dan KAPAL merupakan transportasi yang bisa menghubungkan antar pulau itu. That was cool! Ibu Misiyah juga sempat menjelaskan tentang hal signifikan yang Ibu Misiyah dan teman-teman di KAPAL Perempuan lakukan, dua diantaranya adalah,
  1. Strategi Mengubah Cara Berpikir karena cara berpikirlah yang selama ini membelenggu. Jadi, pola pikir adalah koentji untuk sebuah perubahan.
  2. Tumbuhkan Rasa Empati atau Peka. Setelah tau ada masalah, tumbuhkan empati, lalu setelah itu baru melakukan langkah nyata untuk membantu.

Selain mendirikan KAPAL Perempuan, Ibu Misiyah juga menuangkan pemikirannya menjadi sebuah buku berjudul Dari Luka Menjadi Daya. Yang mana dua hal ini, luka dan daya merupakan dua aspek yang ada di dalam kehidupan perempuan. Perempuan punya luka yang dibuat oleh lingkungan atau budaya. Tapi, disisi lain, perempuan juga punya daya.

Daya ini lah yang akan tumbuh menjadi kekuatan dahsyat yang bisa mengubah lingkungan, bahkan bangsanya. Tapi, daya ini tidak serta merta hadir begitu saja. Harus ditumbuhkan dengan cara terlebih dulu mengenali luka, mengenali menyebabnya, lalu mencari penyelesaian masalahnya.

Sebelum menutup talkshownya, Bu Misiyah juga sempat membagikan motivasinya untuk seluruh perempuan Indonesia. Beliau bilang,

"Pertama, saat memiliki masalah, SADARI bahwa saya tidak sendiri. Ada banyak perempuan yang memiliki masalah yang sama dan kekuatan yang sama. Kedua, mulailah berani menDIALOGkan apa yang menjadi masalah kita. Ketiga, mulailah PEKA pada orang yang ada di kanan-kiri kita. Keempat, mulailah MELANGKAHkan sedikit kaki kita untuk sesuatu kepada orang lain. Karena sejatinya, POWER itu ada di dalam pikiran dan hati yang kita bagikan. Juga ada pada tangan dan kaki yang kita dedikasikan"

Last but not least, Ibu Misiyah sempat bilang bahwa untuk bisa #ShareYourPower perempuan butuh yang namanya PERCAYA DIRI. Dan percaya diri bisa dimulai dengan cara kita menjaga tubuh kita dan memberikan yang terbaik. SUPERRR SETUJU deh ini!

Lactacyd #ShareYourPower

Sesi talkshow yang kedua, menghadirkan pembicara Bapak Eky dan Dr. Riana. Sejalan dengan pemikiranku selama ini, Bapak Eky juga percaya kalau perempuan Indonesia itu kuat, hanya saja kurang tau cara membagikannya.

Pak Eky juga sempat membahas tentang dukungan untuk perempuan, baik dari sesama perempuan juga dari laki-laki, agar bisa menjadi versi terbaik dari dirinya. Sementara, Dr Riana membahas tentang kepercayaan diri dan kaitannya dengan kesehatan organ intim kewanitaan.

Menurut Dr. Riana, masih banyak perempuan Indonesia yang belum sadar pentingnya menjaga area kewanitaan. Menurut survey, 2 darii 5 perempuan Indonesia mengalami masalah kewanitaan, seperti keputihan. Siapa hayo yang sering keputihan? *cunggg Iya, aku nih, lumayan sering keputihan, huhu

Lactacyd #ShareYourPower

Dan, hanya 1 dari 4 perempuan yang memakai sabun pembersih area kewanitaan. Padahal, area kewanitaan itu ngga bisa lho dibersihkan pakai sabun mandi biasa karena pHnya berbeda. Membersihkan area kewanitaan menggunakan sabun mandi bisa mengakibatkan iritasi, juga berpotensi membunuh bakteri baik yang dibutuhkan untuk menjaga agar area kewanitaan tidak mudah terkena infeksi.

Dr. Riana juga membagikan 3 tips untuk menjaga area kewanitaan, antara lain:

1. Area kewanitaan perlu dibersihkan setiap hari. Untuk hasil yang optimal, bersihkan 2 kali sehari.

2. Gunakan sabun pembersih area kewanitaan yang memiliki kriteria:
  • Terbukti pH/tingkat keasamannya sesuai dengan yang dibutuhkan (pH antara 3,5-4,5)
  •  Hipoalergenic, jadi ngga berpotensi menimbulkan alergi
  • Formulanya lembut dan ringan
  • Ada kandungan pelembabnya
  • Bisa menjaga bakteri baik/lactobacylus
Kabar baiknya, buat urusan sabun pembersih area kewanitaan udah ngga perlu bingung lagi mau pakai produk apa, karena Lactacyd sudah memenuhi semua kriteria sabun pembersih yang baik. Fragrance free dan secara komposisi juga kualitas sudah teruji klinis. Bahkan, Lactacyd diklaim sebagai sabun pembersih area kewanitaan no 1 di dunia.

Lactacyd #ShareYourPower

Hadir dengan 2 varian, ada yang herbal dengan ekstrak Sirih, ada juga yang varian ekstrak susu. Favorit kamu yang mana? Aku sih pengin cobain yang susu, tapi yang sirih juga tertarik sih. Mau cobain dua-duanya ajalah ntar gantian, yang susu dulu, kalau udah abis baru cobain yang sirih.

3. Pastikan celana dalam jangan lembab. Selalu ganti celana dalam setiap selesai olahraga. Keringkan area kewanitaan dengan benar setiap selesai buang air kecil. Gunakan celana dalam berbahan katun. Bisa juga gunakan pantyliner, tapi perlu diingat pantyliner juga harus sering-sering diganti (3-4 kali sehari).

Jadi, udah nemukan apa hubungannya menjaga area kewanitaan sama kepercayaan diri? Yups! Dengan selalu menjaga kebersihan diri, terutama kebersihan di area kewanitaan bisa membuat kita merasa sehat dan lebih percaya diri. Dan dengan kepercayaan diri yang kita miliki, InsyaAllah akan bikin kita bisa saling berbagi kekuatan dan dukungan untuk sesama perempuan. Ciayooo~

Lactacyd #ShareYourPower

Lactacyd #ShareYourPower

No comments:

Post a Comment