Properti Ini Sangat Potensial untuk Dikembangkan di Bogor

Foto dari Wikipedia

Bogor menjadi salah satu wilayah penyanggah Ibukota dengan nuansa berbeda dan syarat dengan beragam fasilitas penunjang kehidupan. Selain dua faktor tersebut, Bogor juga menyediakan beragam lahan investasi yang dapat digeluti oleh masyarakat.

Sama seperti di Ibukota, sektor properti adalah sektor paling potensial yang diketahui dapat sangat menguntungkan.

Tidak heran, banyak developer proyek-proyek rumah dijual di Bogor atau properti lainnya yang secara masif mengembangkan pilihan hunian di Bogor. Apa lagi ditambah permintaan hunian di Bogor yang tidak pernah sepi peminatannya.

Airy dan Perannya Dalam Pemberdayaan Ekonomi Daerah


Airy dan Perannya Dalam Pemberdayaan Ekonomi Daerah

Halo hai Kawanii, biasanya apa sih pertimbangan kalian dalam memilih hotel saat traveling? Kalau aku, yang pertama tentu harganya, harus banget sesuai budget, biasanya sih aku nyari yang sekitar 200rbuan. Yang kedua baru lokasi, yang sebisa mungkin dekat ke tempat wisata atau minimal gampang di akses (ada di Gmaps, hehe). Soal fasilitas sih aku ngga terlalu mikirin amat, yang penting bisa buat mandi dan tidur. Yang artinya, tempat tidur dan kamar mandinya haruslah OK. Gak perlu WOW banget yang penting nyaman dan tentu aja bersih. Staf hotel ramah? Wah, kalau itu sih anggap aja bonus! Wehehehe.

Nah ternyata, pertimbangan aku dalam memilih hotel sejalan dengan hasil riset dari Katadata.co.id. Kayanya respondennya anak-anak millennials macam aku semua nih :p Hasil riset menyebutkan, sebesar 91% wisatawan memilih budget hotel karena harga kamarnya, 71% karena lokasinya strategis, 59% dari kebersihan kamarnya, 48% kenyamanan tempat tidur, dan 43% kebersihan dan kelengkapan kamar Mandi. Intinya, sebagian besar orang milih hotel PASTI berdasarkan HARGAnya dulu.

Ketika Naik Haji dan Umroh Bukan Lagi Sekadar Mimpi

Ketika Naik Haji dan Umroh Bukan Lagi Sekadar Mimpi

Halo hai Kawanii, terkadang ada sedikit rasa nyesel karena dulu sempet “menolak” waktu diajak ikut umroh sama Ibu. Tentu bukan tanpa alasan kenapa waktu itu nolak. Pertama, aku ngga tega ninggalin almarhum Bapak sendirian banget di rumah. Kedua, pengennya pergi umroh nanti aja pakai uang sendiri. Ketiga dan paling penting, waktu itu merasa belum cukup baik buat jadi tamu Allah di tanah suci. Pun mungkin memang sebetulnya hal paling mendasar itu karena ya belum niat aja.

Seperti yang sering orang-orang bilang “Innamal a’maalu binniyah” Sesungguhnya amal itu tergantung dengan niatnya. Jadi niat itu memang jadi salah satu hal penting, macam jadi pondasi awal gitu lah kalua diibaratkan bangun rumah mah. Nah, sayangnya niat yang hadir berbarengan dengan rasa ragu yang juga ikut hadir. Sempet terlintas dipikiran “Beneran bakal bisa ngga ya suatu saat nanti pergi umroh atau bahkan naik haji sama Ibu?”

Intip Inspirasi Dari 9 Pemenang XL #AsliJago The Winners League



Halo hai Kawanii, walaupun bukan (atau belum?) jadi bagian dari pelaku bisnis, tapi ngga ngerti kenapa dari dulu aku seneng banget setiap kali bisa nyimak sesi sharing dari para pelaku bisnis, khususnya dari para pelaku bisnis UMKM. Karena seringnya, ceritaan teman-teman UMKM itu unik-unik dan punya spiritnya masing-masing yang tentu aja mudah menular. Itu karena biasanya, pelaku bisnis UMKM ini memulai bisnis mereka dari mimpi, dan juga hobi. Sering banget merasa terpukau sama ceritaan mereka yang memulai bisnisnya dari hal-hal yang mereka sukai. Itu sih kuncinya menurutku, selain tentunya dibutuhkan juga keberanian untuk memulai.

Spirit dan inspirasi itu kembali aku temui di acara Business Sharing bersama XL Business Solutions, Rabu (24/04) lalu. Bertempat di Kantorku Coworking Space, acara bisnis sharing ini sebetulnya ditujukan untuk para pemenang #AsliJago The Winners League. Awalnya, aku tuh juga bingung #AsliJago The Winners League ini tuh apa sih? Ternyata, setelah dijelaskan lebih jauh, #AsliJago The Winners League ini adalah sebuah kompetisi khusus UMKM yang diadakan oleh XL Business Solutions. Dalam hal ini, XL ingin mendukung para pelaku bisnis UKMK untuk mengembangkan bisnisnya ke skala yang lebih besar.

Ketika Perempuan Saling Berbagi Kekuatan

Lactacyd #ShareYourPower

Halo hai Kawanii, kalau kubilang semua perempuan terlahir kuat, kalian setuju ngga? Setuju dong? Setuju kan? Iya kan? Kan? Kan? *maksaa :p Semoga sih banyak yang setuju ya. Karena menurutku, semua perempuan itu memang terlahir untuk menjadi kuat. Kalaupun ada perempuan yang merasa lemah, itu hanya karena dia belum menemukan kekuatannya aja.

Men temen tentu hafal dong ungkapan "The power of emak-emak?" Di mana saat para emak bersatu, bisa menciptakan sebuah perubahan. Ya, walaupun ngga jarang, ungkapan itu digunakan untuk sarkasme sih. Heuheu. Tapi, mari kita lihat dari sisi yang positifnya aja. Yaitu, bahwa seorang emak a.k.a perempuan sejatinya itu punya power alias punya kekuatan.

Seringkan denger cerita seorang emak yang berhasil besarin beberapa anaknya seorang diri? Harusnya itu aja cukup sih ya buat membuktikan kalau sesungguhnya perempuan itu kuat. Sayangnya memang tidak semudah itu mengubah pemikiran kuno bahwa "Laki-laki kuat. Perempuan lemah"

5 Kuliner Suryakencana Yang Wajib Kamu Coba!

5 Kuliner Suryakencana Yang Wajib Kamu Coba!

Halo hai Kawanii, Sebagai orang yang lahir dan besar di Bogor coret, selalu ngerasa seneng dan bangga setiap kali ada teman luar Bogor yang bilang kalau makanan di Bogor tuh enak-enak dan ngangenin kaya aku :p Sebut aja Toge Goreng, Soto Mie, Asinan Bogor, Roti Unyil, Lapis Talas, semua rasanya sedap-sedap.

Di Bogor sendiri, ada banyak banget sentra kuliner yang bisa dicoba. Ada Pandu Raya, Bangbarung, Taman Kencana, juga di sepanjang jalan Pajajaran.

Kalau aku sendiri, tempat paling favorit buat kulineran di Bogor ada di kawasan Suryakencana. Suryakencana ini bisa dibilang Chinatown-nya Kota Bogor. Sepanjang jalan Suryakencana sampai Gg. Aut, melimpah ruah penjaja makanan bak surga kuliner. Tinggal pilih aja mau makan apa, semua makanan dijamin enaaak.

Tentang Mimpi Receh Yang Harus Segera Terwujud!

Tentang Mimpi Receh Yang Harus Segera Terwujud!

Halo hai Kawanii, setelah sukses men-checklist mimpi receh ingin makan Mie Aceh di Acehnya langsung di akhir tahun 2017 lalu. Tahun ini, cita-citaku ingin menuntaskan 1 mimpi receh yang masih belum juga terwujud, yaitu makan Pempek Palembang di Palembangnya langsung. Hiks

Sebetulnya, sebelum bercita-cita ingin sampai di Aceh, aku lebih dulu ngebet ingin sampai ke Palembang. Tapi, kalau ke Aceh aku punya tujuan lain, yaitu ingin ke Sabang (ke titik 0 KiloMeter). Kalau ke Palembang, murni cuma mau nuntasin cita-cita yang udah aku cetuskan sejak bertahun-tahun lalu itu: makan pempek Palembang di Palembangnya langsung! Sungguhlah cita-cita receh yang wujudinnya ngga bisa pake receh sama sekali. Bisa sih mungkin, kalau recehnya segunung. WKWK~

Meskipun entah udah berapa banyak orang yang bilang, "Pempek di Palembang itu ngga seenak Pempek di Jakarta atau Bogor, Ran". Katanya, Pempek di Jakarta atau Bogor itu bumbu racikannya udah disesuaikan sama lidah orang Jawa. Hmm, kalau menurutku, perkara enak atau ngga enak ini cuma soal kebiasaan aja sih.

Ada Apa Aja Di Acara Hijab Celebration Day 2019?


Hijab Celebration Day 2019

Halo hai Kawanii, siapa yang baru tau kalau setiap tanggal 01 Februari diperingati sebagai World Hijab Day atau hari hijab sedunia? Jujur ya, aku sih baru tau soal World Hijab Day ini gara-gara liat info di Instagramnya HIJUP tentang acara Hijab Celeberation Day 2019, acara ini digelar dalam rangka perayaan World Hijab Day tersebut. Terus, aku kepo deh tuh soal World Hijab Day, yang mana sebetulnya aku juga agak bertanya-tanya, kenapa pake hijab aja segala ada "perayaannya?"

Yang ternyata, tujuan dari gerakan atau movement World Hjab Day ini tuh bagus banget lho. Yaitu, untuk memberikan pengalaman bagi seluruh perempuan (Seluruh; Tidak berbatas agama maupun latar belakang) di dunia untuk mau mencoba memakai hijab dalam satu hari itu (01 Februari). Gerakan ini murni untuk kasih pengalaman ke orang-orang agar tau rasanya menggunakan hijab, juga untuk mendorong penilaian yang lebih positif lagi terhadap perempuan berhijab, terkhusus di luar negeri ya.

Kalau di Indonesia, Alhamdulillah, perempuan bisa menggunakan hijab secara bebas tanpa perlu takut dicurigai macam-macam. Tapi, kalau mengingat ceritaan tentang sulitnya berhijab di Indonesia waktu dulu (btw, aku ngga mengalami masa sulit ini, jadi tadinya ngga tau kalau dulu bahkan penggunaan jilbab sempat dilarang di Indonesia), rasanya pake hijab itu memang perlu dibikin "perayaannya". Terlebih, ngga semua orang dapat kemudahan buat berhijab, beberapa ada yang butuh perjalanan panjang dan berliku sebelum memutuskan untuk berhijab, bukan?