Thursday, February 21, 2019

Tentang Mimpi Receh Yang Harus Segera Terwujud!

Tentang Mimpi Receh Yang Harus Segera Terwujud!

Halo hai Kawanii, setelah sukses men-checklist mimpi receh ingin makan Mie Aceh di Acehnya langsung di akhir tahun 2017 lalu. Tahun ini, cita-citaku ingin menuntaskan 1 mimpi receh yang masih belum juga terwujud, yaitu makan Pempek Palembang di Palembangnya langsung. Hiks

Sebetulnya, sebelum bercita-cita ingin sampai di Aceh, aku lebih dulu ngebet ingin sampai ke Palembang. Tapi, kalau ke Aceh aku punya tujuan lain, yaitu ingin ke Sabang (ke titik 0 KiloMeter). Kalau ke Palembang, murni cuma mau nuntasin cita-cita yang udah aku cetuskan sejak bertahun-tahun lalu itu: makan pempek Palembang di Palembangnya langsung! Sungguhlah cita-cita receh yang wujudinnya ngga bisa pake receh sama sekali. Bisa sih mungkin, kalau recehnya segunung. WKWK~

Meskipun entah udah berapa banyak orang yang bilang, "Pempek di Palembang itu ngga seenak Pempek di Jakarta atau Bogor, Ran". Katanya, Pempek di Jakarta atau Bogor itu bumbu racikannya udah disesuaikan sama lidah orang Jawa. Hmm, kalau menurutku, perkara enak atau ngga enak ini cuma soal kebiasaan aja sih.

Wednesday, February 20, 2019

Ada Apa Aja Di Acara Hijab Celebration Day 2019?


Hijab Celebration Day 2019

Halo hai Kawanii, siapa yang baru tau kalau setiap tanggal 01 Februari diperingati sebagai World Hijab Day atau hari hijab sedunia? Jujur ya, aku sih baru tau soal World Hijab Day ini gara-gara liat info di Instagramnya HIJUP tentang acara Hijab Celeberation Day 2019, acara ini digelar dalam rangka perayaan World Hijab Day tersebut. Terus, aku kepo deh tuh soal World Hijab Day, yang mana sebetulnya aku juga agak bertanya-tanya, kenapa pake hijab aja segala ada "perayaannya?"

Yang ternyata, tujuan dari gerakan atau movement World Hjab Day ini tuh bagus banget lho. Yaitu, untuk memberikan pengalaman bagi seluruh perempuan (Seluruh; Tidak berbatas agama maupun latar belakang) di dunia untuk mau mencoba memakai hijab dalam satu hari itu (01 Februari). Gerakan ini murni untuk kasih pengalaman ke orang-orang agar tau rasanya menggunakan hijab, juga untuk mendorong penilaian yang lebih positif lagi terhadap perempuan berhijab, terkhusus di luar negeri ya.

Kalau di Indonesia, Alhamdulillah, perempuan bisa menggunakan hijab secara bebas tanpa perlu takut dicurigai macam-macam. Tapi, kalau mengingat ceritaan tentang sulitnya berhijab di Indonesia waktu dulu (btw, aku ngga mengalami masa sulit ini, jadi tadinya ngga tau kalau dulu bahkan penggunaan jilbab sempat dilarang di Indonesia), rasanya pake hijab itu memang perlu dibikin "perayaannya". Terlebih, ngga semua orang dapat kemudahan buat berhijab, beberapa ada yang butuh perjalanan panjang dan berliku sebelum memutuskan untuk berhijab, bukan?