d'Hot Music Day 2018: Cara Asyik Rayakan Hari Musik Nasional

d'Hot Music Day 2018

Halo hai Kawanii, Jumat lalu, tetiba aja diajakin Uni Dza buat datang ke acara d’Hot Music Day 2018. Entah ada angin apa, seorang Uni Dza ngajakinnya nonton konser wkwk. Aku yang kebetulan lagi free (bukannya situ emang free tiap hari, Ran? :v), akhirnya memutuskan buat ikut. Lumayan lah buat penyegaran. Lagian, udah lama juga gak pernah nonton konser musik live. Selama ini anteng bikin konser sendiri di pojokan kamar soalnya. Wkekeke.

Bertempat di Kuningan City Mall, Jakarta. Hal pertama yang aku syukuri adalah, acaranya indoor! Jadi Ay gak perlu panas-panasan *sokmanjah Eh, tapi beneran sih, soalnya gak kebayang juga kalau outdoor, karena acaranya ini bakal seharian, dari pagi sampai malam, 11 jam FULL! Wohooo~ Jadi gengs, d’Hot Music Day ini serupa acara tahunan yang digelar sama Detikcom, tahun ini masuk tahun ke dua, dalam rangka perayaan Hari Musik Nasional. Dan bodohnya, aku malah baru tau kalau setiap tanggal 09 Maret itu diperingati sebagai Hari Musik Nasional :| (Ai, kamu ke mana aja atuh, Ran?)

Benarkah Generasi Millennials Akan Sulit Punya Rumah?

Benarkah Generasi Millennials Akan Sulit Punya Rumah?

Halo hai Kawanii, Sabtu, 10 Maret 2018 lalu, seneng banget bisa hadir di acara Bincang Santai bersama Prajawangsa City. Acara yang diadakan di Main Atrium Mall @ Bassura City ini mengangkat tema, Aksesbilitas Transportasi & Investasi Properti sebagai Keunggulan Hunian. Dengan menghadirkan 3 orang pembicara, diantaranya, Pak Ahmad Gozali, seorang pakar keuangan & investasi, ada juga Mas Yoga Adiwinarto seorang country director institute for transportation. Gak ketinggalan, hadir juga Mas Asnedi, property consultant-nya Synthesis Development.

Yang menarik dari bincang santai siang itu adalah pernyataan Pak Ahmad Gozali yang bilang, di masa depan, generasi Millennials itu akan sulit buat punya rumah atau hunian. Jederrr! Sebagai orang yang masih masuk kategori millennials, pernyataan ini sungguh menohok sekali, gaes! Gilak aja kan diprediksi bakal gak punya rumah? Tapi, kalau dipikir lebih jauh lagi, yaaa ada benernya juga sih omongannya Pak Ahmad Gozali ini.

Banyak Cinta Di Changi Airport

Campaign #ChangiDiHati

Halo hai Kawanii, kalau bahas Changi Airport, entah kenapa ingatan aku malah lekat banget sama satu tempat memorable di papan permainan Monopoli deh, muehehehe. Yep, bandara International kepunyaannya Singapura ini udah aku "kenal" namanya sejak dulu. Dan, barulah di tahun 2018 ini aku berhasil menjejak di salah satu bandara terbaik Dunia yang langsung bikin aku jatuh hati dari pertama kali mendarat.

Selain menjadi bandara terbaik, Changi Airport juga menjadi bandara yang paling sering dijadiin tempat transit kalau kita mau ke negara-negara lain, semisal mau ke Korea *uhuk. Next time, kalau dapet rejeki ke Korea lagi, pengen banget numpang transitnya di Changi Airport, mau tau kenapa? Karena ada banyak "cinta" yang bisa aku temui di sini :D

Satu Hari Lebih Dekat Dengan Wacoal Indonesia


Factory Visit Wacoal Indonesia

Halo hai Kawanii, tepat seminggu lalu, aku dan teman-teman Blogger Perempuan Network dapat kesempatan untuk factory visit ke pabriknya Wacoal Indonesia yang ada di Citeureup, Bogor. Acara yang bertajuk #TheSecretOfWacoal ini gak cuma ngajak peserta (((PESERTA))) buat keliling pabrik lihat proses pembuatan produknya aja, tapi juga mengajak kita, para perempuan Indonesia yang lucu dan menggemaskan ini, untuk lebih peduli dan teliti dalam hal memilih pakaian dalam.

Hmm, kenapa ya kira-kira buat urusan pakaian dalam aja, yang notabene gak keliatan, kita harus teliti? Ini pertanyaan yang sempat terlintas di pikiran aku sebelumnya, dan terjawab sudah setelah ikut acara ini. Yuks, aku ceritain detail acaranya yaaa.

Nabung Pangkal Untung Dengan SOBATKU


Tabungan Online Aplikasi

Halo hai Kawanii, beberapa minggu lalu, timeline facebook lagi rame banget seliweran cerita orang-orang yang kehilangan uang tabungan di celengan. Aku ngga terlalu ngerti ya, itu betulan atau ngga, tapi dari cerita-cerita yang aku baca, katanya yang "hilang" itu hanya yang nominalnya besar aja. Dalam hati aku cuma bergumam, "Hoo ternyata ada ya orang yang isi celengan dengan nominal besar? Karena kalau aku pribadi, tabungan celenganku terkhusus aku isi dengan uang receh sisa kembalian doang" Muehehe.

Dari cerita yang sempat viral ini, 1 hal yang bisa aku simpulkan. Kalau ternyata, masih ada banyak banget orang-orang yang lebih memilih menabungkan uangnya di celengan dari pada di bank. Gak usah deh orang lain, Ibuku aja merasa lebih "nyaman" menyimpan uang di rumah. Alasannya, karena menyimpan uang di rumah itu gak perlu bayar biaya admin bulanan dan tentu aja kalau sewaktu-waktu perlu uang mendadak, gak perlu repot ambil dulu ke bank (Ini kayanya trauma masa lalu, waktu ATM belum berjaya. Wkekeke). Belum lagi, saat ini, buka tabungan di bank repotnya udah sama kaya orang mau ngajuin kreditan, banyaaaak aja syaratnya :3